Sabtu, 29 September 2012

Resep Masakan Timur Tengah: Paprika Isi


Paprika_Isi

Masakan Timur Tengah sangat khas sekali dengan rempah-rempahnya. Contohnya masakan yang satu ini yang berasal dari Timur Tengah yaitu Paprika Isi. Paprika Isi adalah masakan Paprika yang diapanggang dengan isian daging kambing atau sapi. Cara membuat Paprika Isi sangatlah sederhana. Pertama-tama paprika dibelah kemudian isi dengan isian yang telah disiapkan lalu dipanggang dalam oven selama 30 menit. Apakah anda tertarik dengan menu yang satu ini?
Berikut resep Paprika Isi ala Timur Tengah:
Bahan:
2 buah (400 gram) paprika besar kuning/jingga/merah, belah melintang tepat di bagian tengah, buang bijinya
Bahan Isian:
3 sdm minyak goreng
5 siung bawang putih, memarkan, cincang
100 gram bawang bombai, cincang
200 gram daging kambing/sapi cincang
150 gram terong, cincang
1 sdm tepung panir
1 sdt bumbu kari bubuk
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam
2 butir telur, kocok dengan garpu hingga rata
Cara Membuat:
1. Panaskan oven pada suhu 180°C.
2. Isian: Panaskan wajan di atas api sedang, tuangi minyak goreng, tumis bawang putih hingga harum, Tambahkan bawang bombai, daging kambing/
sapi, dan terong, tumis hingga daging matang, Tambahkan tepung panir, bumbu kari bubuk, merica bubuk, dan garam, aduk hingga rata, Tambahkan telur kocok, aduk hingga rata dan telur matang, Angkat, bagi menjadi 4 bagian.
3. Ambil 1 bagian isi, masukkan ke dalam mangkuk paprika, Atur di atas loyang, panggang dalam oven selama 30 menit hingga isian matang, Angkat, sajikan hangat.
Catatan: Resepnya Paprika Isi ini hanya untuk 4 porsi.
Masakan Paprika Isi ini bisa anda sajikan sebagai menu Appetizer atau menu sajian pembuka. Paprika yang mempunyai rasa sedikit pedas dan manis, diisi dengan tumisan daging kambing atau daging sapi beserta bumbu-bumbu khas Timur Tengah pasti akan sangat nikmat. Apakah anda ingin mencoba sajian Timur Tengah lainnya?

Sejarah, Asal Usul dan Modifikasi "Kebab"



 

Kebab adalah makanan yang terbuat dari daging sapi, digiling kasar lantas diolah dengan bumbu-bumbu khusus. Diproses melalui tiga tahapan, yakni pencampuran bumbu, pencetakan, dan pemasakan. Menjelang disajikan, daging Kebab dengan ketebalan kurang lebih 1 cm dipotong memanjang ukuran 3 x 17 cm, lantas dipanggang pada wajan anti lengket. Disajikan dengan Tortila, roti khas Meksiko, dicampur dengan sayuran dan aneka sauce pilihan, lantas digulung dan dipanggang kembali.

Makanan khas Timur Tengah ini menurut sejarahnya berasal dari Turki. Namun ada juga yang mengatakan dari Arab yang dikenal dengan Kabbeh. Makanan khas ini mulai meluas ketika para pedagang Turki mengadakan kontak dengan masyarakat kota Berlin, Jerman sekitar abad 18. Aslinya daging kebab dipanggang, disajikan dengan roti pita, paprika, dan saus. Dalam perkembangannya mengalami penyesuaian dan pencampuran dengan kebiasaan masyarakat Jerman. Di mana Kebab disajikan juga dengan aneka roti dan salad. Pola pemanggangan daging Kebab pun mulai berkembang dari tradisional ke pola modern menggunakan pemanggangan elektrik maupun gas. Di Jerman sendiri saat ini Kebab mampu menyaingi Hamburger yang sudah lama mereka kenal.


Dewasa ini Kebab telah merambah berbagai belahan dunia, Eropa Barat, Eropa Timur, Amerika, Kanada, Australia, Jepang, Cina, Malaysia, Indonesia. Makanan ini sudah tidak asing lagi buat mereka. Mahasiswa dari Ubekistan yang kuliah di Indonesia, misalnya, akan langsung menunjuk Kebab sebagai pilihan makanan ringan mereka tanpa bertanya-tanya lagi apa itu Kebab. Bahkan ketika melihat cara penyajiannya pun mereka tidak merasa heran kendati polanya berbeda dengan negara asalnya.


Memang cara penyajian Kebab antara satu negara dengan negara lainnya berbeda-beda, karena biasanya diadaptasikan dengan kebiasaan setempat atau disesuaikan dengan kondisi masyarakatnya. Di Indonesia saat ini, Kebab mudah ditemui di pinggir-pinggir jalan. Menggunakan counter bergerak para penjaja menyajikan Kebab dengan versinya masing-masing. Umumnya menggunakan alat pemanggang atau burner yang ukurannya sudah dimodifikasi. Lebih kecil dari pada ukuran aslinya. Daging giling yang sudah berbumbu dipanggang dan dipotong tipis-tipis disajikan dengan sayuran dan sauce dibungkus roti pita atau sejenisnya. 


Resep 

Bahan-bahan kebab turki:
- Tortila 1 buah
- Margarin 1 sendok teh
- Selada 25 gram, iris tipis
- Timun 25 gram, iris tipis
- Irisan daging kebab 50 gram (resep di bawah)
- Saus tomat 1 sendok teh
- Mayones 1 sendok makan
- Tomat 25 gram, iris tipis

Cara membuat kebab turki:
a. Letakkan tortila di atas piring, tata sayuran di tengah tortila dengan bentuk memanjang.
b. Semprotkan saus tomat dan saus sambal di atas sayuran.
c. Tambahkan daging kebab di atasnya, ratakan.
d. Semprotkan mayones di atas daging, gulung dan padatkan.
e. Panaskan margarin, panggang kebab turki hingga kecokelatan. Angkat.
f. Sajikan.

Daging kebab turki

Bahan-bahan:
- ½ kg daging sapi, iris melintang serat
- 2 siung bawang putih
- 2 cm jahe
- ½ sdt ketumbar
- 100 cc yoghurt
- 3 buah cabai merah
- Garam dan lada secukupnya

Cara Membuatnya:
a. Pukul-pukul daging hingga agak melebar.
b. Haluskan cabai merah, bawang putih, jahe dan ketumbar.
c. Campurkan daging sapi dengan bumbu halus.
d. Beri yoghurt, garam dan lada secukupnya. Diamkan kurang lebih 10 menit.
e. Setelah bumbu meresap, panggang sampai matang.


Modifikasi kebab


Sumber Artikel : http://angkatigabelas.blogspot.com/2012/04/sejarah-asal-usul-dan-modifikasi-kebab.html